MUHAMMADIYAH.OR.ID, KEBUMEN – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais meminta Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah (PCM dan PRM) implementasikan islam rahmatan lil alamin.
Implementasi nyata dari islam rahmat bagi seluruh alam itu, kata Dahlan salah satunya dengan mewujudkan aksi peduli lingkungan. Dahlan menilai kepedulian terhadap lingkungan di Indonesia masih sangat rendah.
“Ketika bangsa lain melestarikan alam semesta ini dengan baik, kita justru merusak, menghancurkan secara semena-mena, bahkan di luar adab,” kata Dahlan Rais pada Ahad (19/7) dalam Kick Off CRM Award VII di Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo).
Dahlan mengamati, perilaku terbaik justru terjadi di negara-negara luar. Misalnya gerakan restorasi maupun reboisasi masif digalakan di luar negeri, di Indonesia justru kerap terjadi yang sebaliknya.
Oleh karena itu, Dahlan berharap ada standar baru untuk mengukur keberhasilan dakwah di akar rumput, khususnya oleh PCM dan PRM, yaitu mendorong paradigma dakwah yang juga berfokus pada usaha penyelamatan lingkungan.
“Saya mengusulkan tambah satu indikator, bagaimana Cabang dan Ranting itu menyikapi alam semesta ini. Ini akan sangat baik kalau dijadikan salah satu standar ukuran keberhasilan atau pencapaian kinerja Cabang dan Ranting,” usulnya.
Melalui jaringan akar rumput Muhammadiyah yang luas, Dahlan berharap PCM dan PRM dapat terlibat aktif dalam promosi, mengelola, dan berdakwah untuk penyelamatan lingkungan dapat dilakukan lebih solid.
Langkah strategis ini dinilai tidak hanya menyelamatkan ekosistem, namun juga menjadi jembatan diplomasi sosial yang baik di tengah masyarakat luas. Sebab dakwah Islam tertinggal beberapa langkah di belakang untuk isu lingkungan.
Ahmad Dahlan Rais menekankan, bahwa isu ekologis bukan semata masalah sosial dan lingkungan semata, melainkan di dalamnya juga ada aspek teologis, bahwa manusia termasuk umat Islam akan diminta pertanggung jawaban dari Pencipta.






