Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

SatuMu Jadi Langkah Strategis Muhammadiyah Jepara Perkuat Tata Kelola Digital

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
SatuMu Jadi Langkah Strategis Muhammadiyah Jepara Perkuat Tata Kelola Digital

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JEPARA — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu: Satu Data Muhammadiyah di Aula PDM Jepara, Sabtu (23/5).

Kegiatan ini diikuti Agen dan Verifikator Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Jepara sebagai upaya memperkuat transformasi digital data warga Muhammadiyah.

Sekretaris PDM Jepara, Hambali, dalam sambutannya berharap seluruh peserta mampu memahami sistem pendataan digital Muhammadiyah melalui platform SatuMu, mulai dari proses pembuatan e-KTAM, pendampingan warga, hingga pemantauan perkembangan data anggota Muhammadiyah di Kabupaten Jepara.

Menurutnya, peran Agen dan Verifikator sangat penting untuk memastikan proses pendataan berjalan optimal, mulai dari tingkat Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), PCM, hingga PDM sebelum diteruskan kepada Tim SatuMu Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk proses pencetakan kartu e-KTAM.

Bimbingan teknis dipandu langsung oleh Tim SatuMu PP Muhammadiyah bersama Amir Nashrudin dan tim. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa SatuMu merupakan singkatan dari Satu Data Muhammadiyah, sebuah platform yang dirancang sebagai langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat konsolidasi data organisasi secara nasional.

Melalui platform tersebut, Muhammadiyah tidak hanya bergerak menuju transformasi digital, tetapi juga memperkuat tata kelola organisasi berbasis data dan teknologi. Basis data digital melalui SatuMu dinilai mampu mempermudah pemetaan potensi kader, aset persyarikatan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat demi kemajuan organisasi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para Agen dan Verifikator aktif mengikuti proses migrasi Nomor Baku Muhammadiyah (NBM) bagi anggota yang telah memiliki NBM hingga pembuatan e-KTAM baru. Seluruh peserta tingkat PCM bahkan berkomitmen menuntaskan seluruh proses selama bimtek berlangsung agar setelah kegiatan mereka siap melakukan pendataan digital warga Muhammadiyah secara mandiri.

Selain itu, peserta juga bersepakat menyelesaikan berbagai tunggakan keanggotaan yang sebelumnya belum terselesaikan akibat administrasi anggota yang belum aktif. Hal tersebut disampaikan oleh Ahmad Faozan. Menurutnya, identifikasi tunggakan justru menjadi langkah positif karena seluruh pembayaran nantinya kembali untuk mendukung pengembangan organisasi dan kemajuan warga Muhammadiyah.

Berbagai kendala teknis maupun administrasi yang muncul selama kegiatan dibahas bersama hingga tuntas. Hasilnya, seluruh Agen dan Verifikator tingkat cabang berhasil termigrasi dan memperoleh status approved dalam sistem.

Tim SatuMu PP Muhammadiyah turut mengapresiasi capaian tersebut. Dari progres awal yang berada di angka nol persen, kini pembentukan Agen dan Verifikator tingkat PCM di Kabupaten Jepara meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 90 persen.

Tinggalkan Balasan