Senin, 21 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Muhammadiyah Terima World Meditation Foundation, Perkuat Kolaborasi Perdamaian Lintas Iman

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Muhammadiyah Terima World Meditation Foundation, Perkuat Kolaborasi Perdamaian Lintas Iman

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendorong penguatan kolaborasi perdamaian lintas iman saat menerima kunjungan delegasi World Meditation Foundation di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, pada Ahad (3/5).

Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah, Yayah Khisbiyah, menegaskan bahwa dialog lintas iman perlu terus diperkuat sebagai ruang membangun kesadaran, empati, dan jejaring kemanusiaan di tengah berbagai tantangan global.

Kunjungan tersebut diterima oleh Yayah Khisbiyah didampingi Wakil Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah, Fahmi Syahirul Alim, Bendahara LHKI PP Muhammadiyah, Puti Hasatusadiyah, serta jajaran LHKI lainnya, antara lain Faisal Nurdin dan Bunyan Saptomo.

Dalam dialog tersebut, delegasi World Meditation Foundation memaparkan visi mendorong praktik meditasi berbasis pendekatan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental, memperkuat kesadaran diri, serta menumbuhkan kedamaian batin. Upaya ini diarahkan untuk mewujudkan masyarakat global yang damai, berwelas asih, dan berkelanjutan.

Ven. Miao Hai menjelaskan bahwa meditasi memiliki peran penting dalam membangun konsentrasi, empati, dan kebijaksanaan. Di tengah dunia yang semakin kompleks, termasuk dengan perkembangan kecerdasan buatan, meditasi dinilai dapat membantu memperkuat kejernihan batin manusia.

Sementara itu, Bunyan Saptomo menyampaikan bahwa dalam tradisi Islam terdapat praktik spiritual yang memiliki kedekatan makna dengan meditasi, yaitu dzikir. Dzikir tidak hanya berupa pengucapan lafaz tertentu, tetapi juga merupakan latihan kesadaran untuk mengingat Allah, menenangkan hati, serta menghadirkan kejernihan batin dalam kehidupan sehari-hari.

LHKI PP Muhammadiyah menyambut baik pertemuan ini sebagai ruang dialog lintas iman yang hangat dan produktif. Upaya membangun kesadaran, empati, dan perdamaian dinilai sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan akhlak mulia, kemaslahatan, dan persaudaraan kemanusiaan.

Yayah Khisbiyah mendorong seluruh pihak untuk memperkuat jejaring, meningkatkan kolaborasi, serta menindaklanjuti dialog melalui berbagai agenda bersama yang relevan dengan isu perdamaian, penguatan spiritualitas, dan pembangunan kesadaran lintas iman.

LHKI PP Muhammadiyah menilai bahwa di tengah arus globalisasi dan dinamika zaman, dialog lintas agama dan budaya perlu terus diperkuat. Praktik spiritual seperti meditasi, dzikir, dan refleksi diyakini dapat menjadi jalan untuk menumbuhkan manusia yang lebih sadar, berempati, dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Tinggalkan Balasan