Selasa, 22 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Milad ke-95 NA Jadi Momentum Lahirnya Srikandi Penjaga Peradaban

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Milad ke-95 NA Jadi Momentum Lahirnya Srikandi Penjaga Peradaban

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) menggelar Resepsi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah dengan tema “Srikandi Penjaga Peradaban”.

Bertempat di Aula Masjid KH. Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu malam (16/5), hadir Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, Ketua Umum PP Aisyiyah, Salmah Orbayinah, jajaran PP ‘Aisyiyah dan juga Majelis Lembaga, Biro di lingkungan PP Muhammadiyah maupun ‘Aisyiyah.

Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari mengucap rasa syukur atas terselenggaranya agenda penting ini. Baginya, tanpa adanya support dari berbagai pihak, acara ini tidak akan terselenggara dengan lancar.

“Alhamdulillah acara Milad ini mendapat support dari berbagai pihak. Pagi tadi alhamdulillah telah terselenggara agenda Seminar Internasional, dan pada malam ini kita mengadakan acara Resepsi Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah,” ucap Ariati.

Di usia Nasyiatul Aisyiyah yang ke 95 tahun ini, Ariati menyebut bahwa NA telah berdiri kokoh melakukan pergerakannya dengan begitu baik dan matang sehingga dapat secara optimal memberikan kebermanfaatan bagi umat.

“Kami terus bertumbuh melakukan perbaikan dan penyesuaian program sesuai dengan kondisi kebutuhan zaman dan umatnya,” tambahnya.

Menggambarkan tema acara “Srikandi Penjaga Peradaban” Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menyebut bahwa tema tersebut sangat relevan. Salmah menjelaskan bahwa karakter dari sosok Srikandi adalah karakter perempuan muda yang tangguh, berani, cerdas, dan memiliki skill kemampuan khusus dalam memanah.

“Tapi Nasyiatul Aisyiyah tidak cukup sampai disitu. Srikandi Nasyiatul Aisyiyah adalah generasi yang tangguh, pintar, cerdas, memiliki skill dan kemampuan serta juga berlandaskan moral baik, akhlak mulia, dan iman yang tangguh,” tegasnya.

Sementara Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief turut menyambut resepsi Milad NA ini dengan penuh kegembiraan. Baginya, usia Nasyiatul Aisyiyah yang sudah memasuki usia 95 tahun ini perlu dirayakan dengan kebahagiaan sekaligus juga menjadi refleksi bersama terhadap kiprah dan pergerakan yang akan dilakukan di masa yang akan datang.

“Kita merayakan 95 tahun Nasyiatul Aisyiyah ini dengan penuh kegembiraan, dan insyaallah 5 tahun kedepan Nasyiatul Aisyiyah telah memasuki era 1 abadnya,” ujar Hilman.

“Tentu ini menjadi sebuah kebahagiaan sekaligus refleksi bagi kita semua. Saya kira dalam menyambut satu abad, kiranya kita perlu siapkan satu proyek yang dapat menggali lebih dalam tentang dokumentasi, publikasi, dan kontribusi nyata Nasyiatul Aisyiyah terhadap bangsa ini,” tambahnya saat menyoroti berbagai sumber research tentang Nasyiatul Aisyiyah. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan