Selasa, 6 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Hardiknas 2026: Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Membangun Peradaban Bangsa

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Hardiknas 2026: Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Membangun Peradaban Bangsa

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANYUWANGI – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (2/5). Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, momentum ini meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.

Upacara dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang hadir mengenakan pakaian adat khas Banyuwangi. Kegiatan yang diikuti ribuan insan pendidikan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam sambutannya, Mu’ti menyampaikan ucapan selamat Hardiknas 2026 kepada seluruh insan pendidikan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringatan ini menjadi bagian dari rasa syukur atas kondisi bangsa yang tetap bersatu, aman, dan damai.

Lebih lanjut, Mu’ti menekankan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun watak dan peradaban. Pendidikan, menurutnya, harus mampu menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, serta bertanggung jawab.

Sebagai upaya mewujudkan tujuan tersebut, Kemendikdasmen mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini menempatkan proses belajar sebagai pengalaman yang bermakna dan berpusat pada pengembangan potensi murid secara utuh. “Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, mulailah dari dalam kelas,” ungkapnya.

Untuk mendukung hal itu, Kemendikdasmen telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis. Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan dampak nyata. Pada 2025, program revitalisasi menjangkau 16.167 satuan pendidikan, sementara digitalisasi melalui penyediaan interactive flat panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Selain itu, peningkatan kualitas guru terus menjadi perhatian utama melalui pemenuhan kualifikasi, penguatan kompetensi, dan peningkatan kesejahteraan. Penguatan karakter juga dilakukan melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman sesuai konsep budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sehingga sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi peserta didik.

Di sisi lain, peningkatan mutu pembelajaran diperkuat melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Upaya tersebut diiringi dengan perluasan akses pendidikan melalui berbagai skema seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kemendikdasmen juga memperkuat fondasi pendidikan nasional melalui berbagai regulasi dan pengembangan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Hal ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Menutup amanatnya, Mu’ti mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kerja sama dalam memajukan pendidikan nasional. “Mari kita wujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” ajaknya.

Peringatan Hardiknas 2026 turut dimeriahkan dengan pagelaran seni “Kuntulan Ewon” yang melibatkan 1.100 pelajar, terdiri atas 600 pemusik dan 500 penari dari berbagai jenjang pendidikan. Penampilan ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan keberagaman dalam dunia pendidikan.

Peringatan Hardiknas tahun ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga peneguhan arah kebijakan pendidikan nasional agar semakin menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi seluruh peserta didik di Indonesia.

Tinggalkan Balasan