Senin, 21 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

UMSU Kukuhkan Akrim sebagai Rektor periode 2026-2030

Oleh timredaksi 2 Menit Min
UMSU Kukuhkan Akrim sebagai Rektor periode 2026-2030

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SUMATERA UTARA – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi mengukuhkan rektor baru sekaligus Ketua Badan Pembina Harian (BPH) untuk masa jabatan 2026–2030 pada Selasa (28/4).

Prof. Akrim resmi dilantik sebagai Rektor UMSU periode 2026-2030 menggantikan Prof. Agussani yang juga dikukuhkan sebagai Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMSU.

Agussani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan selama 16 tahun memimpin UMSU. Ini bukan waktu yang singkat, dan pengalaman yang saya peroleh menjadi pelajaran yang sangat berharga,” ujarnya.

Agussani mengenang perjalanan kepemimpinannya sejak 2010 sebagai proses panjang dalam membangun UMSU menjadi perguruan tinggi yang berkemajuan. Berbagai capaian strategis berhasil diraih.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan UMSU di bawah kepemimpinan baru, termasuk kontribusi kampus dalam menyukseskan agenda besar Persyarikatan, seperti Muktamar Muhammadiyah di Sumatera Utara.

Sementara Rektor UMSU yang baru, Akrim, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan capaian yang telah dirintis oleh kepemimpinan sebelumnya.

“Meneruskan kepemimpinan ini bukan hal yang ringan. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen UMSU untuk bersama-sama merawat dan mengembangkan institusi ini,” tuturnya.

Akrim menekankan bahwa kepemimpinan harus dijalankan secara kolektif kolegial. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk saling menguatkan dalam menjalankan amanah.

“Jika saya berbuat baik, bantulah saya. Jika saya menyimpang, luruskan saya. Jika saya mengambil keputusan terbaik, dukunglah. Amanah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Akrim juga memaparkan visi kepemimpinannya, yakni “Menuju Kampus Digital Berkelas Dunia yang Unggul dalam Riset dan Inovasi Berdampak dengan Prinsip Kepemimpinan Transformatif, Inklusif, dan Humanis.”

Ia menegaskan tekadnya untuk tidak hanya melanjutkan, tetapi juga melampaui capaian yang telah diraih sebelumnya.

“Kami berkomitmen meningkatkan capaian yang ada. Sebab setiap pendidik berharap generasi berikutnya tumbuh lebih tinggi dan melangkah lebih jauh,” pungkasnya. (bhisma)

Tinggalkan Balasan