Senin, 21 September 2026
ID EN AR
ID EN AR

Muhammadiyah Siapkan Buku Ilmu Alat, Perkokoh Fondasi Keilmuan Pesantren

Oleh timredaksi 2 Menit Min
Muhammadiyah Siapkan Buku Ilmu Alat, Perkokoh Fondasi Keilmuan Pesantren

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat fondasi keilmuan di lingkungan pesantren, Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Workshop Penyusunan Buku Ilmu Alat bekerja sama dengan Surya Mediatama.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 25–27 April 2026 digelar di Wisma PP Aisyiyah. Workshop ini bertujuan merumuskan dan menyusun referensi buku ilmu alat yang mencakup Nahwu, Sharaf, Balaghah, dan Manthiq sebagai penunjang utama pembelajaran di Pesantren Muhammadiyah.

Ketua LP2 PP Muhammadiyah, Maskuri, menegaskan bahwa penyusunan buku ajar ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pembelajaran di pesantren.

Ia menyampaikan bahwa LP2 PP Muhammadiyah selama ini telah mengembangkan berbagai buku ajar, mulai dari Dirasah Islamiyah hingga ilmu keagamaan, dan kini memperluasnya ke bidang ilmu alat.

Maskuri mengakui masih terdapat tantangan, terutama terkait kompetensi guru serta kesiapan kelembagaan dalam implementasi buku ajar. Meski demikian, ia optimistis buku-buku tersebut akan menjadi solusi pembelajaran dalam jangka panjang.

“Saya yakin dalam 10–20 tahun ke depan, buku ajar ini akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Pesantren Muhammadiyah,” ujarnya.

Ketua Dewan Pakar LP2 PP Muhammadiyah, Habib Chirzin, menegaskan bahwa ilmu alat memiliki posisi fundamental dalam tradisi keilmuan Islam. Menurutnya, karya yang disusun para penulis akan menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.

“Ilmu alat sejak dahulu menjadi bagian tak terpisahkan dari ilmu agama. Apa yang ditulis hari ini akan menjadi legacy yang sangat berharga, sehingga harus disusun dan diajarkan dengan baik,” jelasnya.

Ketua Panitia, Arovah Windiani, menyampaikan bahwa para penulis kini telah memiliki kesamaan persepsi terkait arah dan target penyusunan buku. Ia menargetkan buku ilmu alat ini dapat diluncurkan pada Juli 2026.

“Setelah kegiatan ini, para penulis akan melanjutkan penyempurnaan naskah masing-masing. Kebersamaan ini menjadi kekuatan dalam membangun Pesantren Muhammadiyah ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengembang Buku, Muhbib Abdul Wahab, menjelaskan bahwa draf buku ditargetkan selesai pada pertengahan Mei. Tahapan selanjutnya mencakup revisi, penyelarasan, serta proses editing dan layouting sebelum masuk tahap akhir penerbitan.

Ia juga menekankan pentingnya ketelitian seluruh tim dalam menuntaskan naskah. “Kami berharap seluruh penulis dapat memeriksa ulang dan melengkapi naskah agar siap dikoordinasikan dengan editor. Semoga ini menjadi amal jariyah yang bernilai,” ungkapnya.

LP2 PP Muhammadiyah berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan pesantren melalui pengembangan kurikulum, penyusunan buku ajar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola pesantren yang unggul dan berkemajuan.

Tinggalkan Balasan