Jumat, 2 Oktober 2026
ID EN AR
ID EN AR

Ramadan Momentum Perkuat Iman dan Amal Nyata untuk Kemajuan Peradaban

Oleh timredaksi • • 2 Menit Min
Ramadan Momentum Perkuat Iman dan Amal Nyata untuk Kemajuan Peradaban

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Universitas Muhammadiyah Prof. DR Hamka (Uhamka) menggelar Pengajian Ramadan 1447 H bertajuk “Madrasah Ramadan Ciptakan Insan Berkeadaban Tebar Rahmat Berkemajuan”.

Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti menyampaikan rasa syukur dalam kehidupan dan bermuhammadiyah. Dalam konteks tersebut, ia mengutip Qs. Al Anfaal ayat 26 yang menceritakan kisah para muhajirin yang kala itu berjumlah sedikit dan tertindas di mekah, lalu kemudian diberikan kekuatan, pertolongan, dan tempat menetap di Madinah.

“Berkaca dari cerita itu dan dalam konteks kemuhammadiyahannya, ketika Muhammadiyah mendirikan langgar Ahmad Dahlan dulu dibakar, ditentang masyarakat tapi dalam perkembangannya Muhammadiyah malah dapat berdiri tegak dan maju,” jelas Sayuti dalam acara yang digelar di UHAMKA, Jumat, (13/3).

“Di balik itu, kita perlu mengingat bahwa ada perjuangan yang begitu besar. Ada jutaan orang, perjuangan, jihad lahir batin, kerja sama, keikhlasan, ujian dan cobaan, bahkan air mata. Maka itulah pentingnya rasa syukur,” imbuhnya.

Melanjutkan hal itu, ia kemudian turut memberikan peringatan dengan mengutip Qs. Al Anfaal Ayat 27. Dalam ayat tersebut ditegaskan bahwa kaum muslim tidak boleh mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) serta janganlah menghianati amanat-amanat yang telah dipercayakan dan diberikan.

Maka dengan berlandaskan ayat-ayat di atas, Sayuti menegaskan bahwa ramadan merupakan momentum penting dalam meningkatkan kualitas kesyukuran, iman dan kinerja. Menurutnya Iman yang dijunjung bukan sekadar keyakinan, namun perlu diwujudkan dalam amal nyata yang berkelanjutan.

“Iman itu tidak hanya keyakinan, tapi juga harus diwujudkan dalam amal. Bagi dosen, amal itu diwujudkan melalui penelitian dan pengabdian,” ujarnya.

Selanjutnya, Sayuti meyakini bahwa kemajuan UHAMKA kedepan, tentu akan mengangkat citra umat Islam menjadi semakin baik. Karena itulah ramadan adalah momentum merefleksikan dan meningkatkan kualitas iman dan kesyukuran dengan diiringi oleh peningkatan kinerja dan amal nyata dengan harapan bahwa kedepan Muhammadiyah akan terus dapat berdiri tegak, maju, dan membawa perubahan bagi peradaban muslim di dunia. (Bhisma)

Tinggalkan Balasan