MUHAMMADIYAH.OR.ID, PADANG – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau yang lebih dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), tak hanya bergerak ketika bencana, tapi juga melakukan edukasi dini guna pencegahan bencana.
Hal itu disampaikan oleh Ketua LRB Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Budi Setiawan pada Rabu (7/1) dalam serial Webinar yang diselenggarakan Masjid Sudalmiyah Rais Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Budi Setiawan yang saat ini sedang berada di Sumatra Barat melaporkan, kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu masih sangat terasa. Alam Sumbar yang biasa menawan dan memanjakan mata, kini menjadi ironis dan nestapa karena bencana.
Ketika menelusuri lokasi, Budi menemukan kenyataan bahwa, meskipun penduduk lokal melakukan usaha-usaha penjagaan lingkungan. Namun di atas-atas bukti terjadi pembalakan hutan – nyaris tiap malam terdengar deru mesin gergaji dari atas perbukitan.
Oleh karena itu, menurutnya gerak relawan bencana tidak cukup datang dan membantu ketika bencana terjadi, melainkan harus hadir lebih awal melakukan edukasi dini kepada masyarakat akan potensi-potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Jadi memang kita mengupayakan satu edukasi lingkungan – upaya mitigasi sejak dini. Sejak dini bisa dilihat dari usia atau awal yang kita harus melakukan banyak hal,” ungkap Budi Setiawan.
Edukasi dini diharapkan dapat membangun ketahanan komunitas melalui pengetahuan dan perilaku hijau. Warga Muhammadiyah diharapkan menjadi motor penggerak komunitas tangguh bencana ini. Edukasi tersebut, imbuhnya, jangan berhenti pada tataran pemahaman tapi harus sampai tindakan.
Tetuah Masjid Gedhe Kauman Jogja ini meminta, meskipun manusia ditunjuk Allah SWT sebagai khalifah di muka bumi, namun tidak boleh melakukan eksploitasi secara ugal-ugalan. Pada titik tersebut, penting bagi umat manusia untuk memiliki akhlak terhadap lingkungan.
Manusia harus sadar bahwa di bumi ini manusia tidak hidup sendiri, ada makhluk lain yang menghuninya. Baik itu makhluk biotik atau komponen makhluk hidup dalam ekosistem dan abiotik atau komponen tak hidup atau benda mati. Manusia juga mengemban amanah untuk menyeimbangan dan merawat mereka.






