MUHAMMADIYAH.OR.ID, JEPARA – Maksimalkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara launching gerakan wakaf uang pembangunan RS ‘Aisyiyah Siti Walidah Jepara pada Sabtu (3/1).
Launching dilakukan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti. RS ‘Aisyiyah Siti Walidah Jepara ini direncanakan akan berdiri setinggi tujuh lantai dengan kapasitas 107 tempat tidur.
Muhammadiyah berlandaskan Al Qur’an dan Hadis, Mu’ti menyebut, tidak hanya ingin membangun kesejahteraan material tapi juga spiritual. Oleh karena itu, tema Milad ke-113 Muhammadiyah membangun kesejahteraan bangsa.
Agenda Muhammadiyah menyeimbangkan kesejahteraan material dan spiritual ini selaras dengan arah ukuran kebahagiaan yang dipatok oleh negara-negara di dunia, bahwa selain welfare state juga ada wellbeing state.
“Kalau wellbeing itu materialnya tercukupi, spiritualnya tercukupi, dan dia menjadi manusia yang seutuhnya,” ungkapnya.
Dalam Al Qur’an manusia juga disebut dengan dua istilah yang berbeda, yakni basyariah ditinjau dari material atau fisiknya, dan al insan yaitu makhluk yang memiliki sisi rohaniah dengan potensi agama, akal, dan kecerdasan hati.
“Itu semua merupakan potensi-potensi rohaniah yang membuat manusia itu menjadi hamba yang lebih unggul, lebih mulia dibanding hamba Allah yang lainnya,” katanya.
Kepemilikan akan potensi yang membedakan manusia dengan makhluk lain inilah jadi sebab manusia bertanggung jawab untuk menciptakan kemakmuran di muka bumi.
Abdul Mu’ti dalam launching gerakan wakaf uang pembangunan RS ‘Aisyiyah SIti Walidah Jepara didampingi oleh Bupati Jepara, Ketua PDM Jepara, Ketua PDA Jepara, dan Direktur RS PKU Jepara.






