Jumat, 25 September 2026
ID EN AR
ID EN AR
Home > Berita

Relawan Muhammadiyah Tembus Lokasi Banjir Terisolasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Oleh admin • • 2 Menit Min
Relawan Muhammadiyah Tembus Lokasi Banjir Terisolasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar

MUHAMMADIYAH.OR.ID, LHOKSEUMAWE – Kondisi di wilayah terdampak banjir masih dalam keadaan darurat. Air belum sepenuhnya surut, jaringan komunikasi terputus, dan akses jalan rusak sehingga aktivitas warga sangat terganggu.

Gambaran situasi bencana di Lhokseumawe itu disampaikan Wakil Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Indrayanto pada (1/12) ke reporter muhammadiyah.or.id.

“Sebagian wilayah mengalami pemadaman listrik dan komunikasi yang tidak stabil. Akses jalan yang terputus membuat banyak warga terisolasi,” katanya.

Indra menambahkan, situasi yang belum kondusif karena terputusnya akses menimbulkan keterbatasan bahan pangan menjadi masalah serius di beberapa titik terdampak. Bantuan pun belum terdistribusi secara merata hingga saat ini.

Meski begitu, pemerintah terus berupaya membuka akses dan menyalurkan bantuan. Upaya tersebut dilakukan bertahap seiring kondisi lapangan yang sulit. Melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) juga ikut turun aksi.

“MDMC Muhammadiyah turut memberikan layanan penyelamatan dan evakuasi kepada warga terdampak. Kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, difabel, anak, dan orang sakit menjadi prioritas,” imbuhnya.

Pos-pos layanan darurat telah dibuka oleh relawan Muhammadiyah di berbagai daerah. Di Aceh tersebar di Langsa, Lhokseumawe, Bireuen, Singkil, dan Bener Meriah.

“Penanganan juga diperluas ke wilayah Aceh Tengah dan Aceh Tamiang. Para relawan terus memantau perkembangan kondisi dan kebutuhan warga,” katanya.

Sementara itu di Sumatera Utara, MDMC telah mendirikan pos layanan yang berada di Langkat, Tapanuli Selatan, dan Medan. Rencananya akan dikembangkan ke Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Di Sumatera Barat, pos layanan telah aktif di Agam, Padang Pariaman, Solok, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan. Distribusi bantuan dilakukan setiap hari sesuai kebutuhan mendesak.

Relawan mendistribusikan bantuan berupa makanan, pakaian, hygiene kit, alas tidur, selimut, family kit, dan layanan kesehatan. Mereka bahkan menempuh perjalanan laut menggunakan kapal nelayan karena akses darat belum bisa dilalui.

MDMC menyampaikan kebutuhan mendesak berupa sembako, baby kit, peralatan masak, dan hygiene kit. Selain itu dibutuhkan pula kebutuhan perempuan, alas tidur, selimut, terpal tenda, hunian darurat, peralatan ibadah, air bersih, serta layanan kesehatan dan obat-obatan.

Selain itu, beredar video relawan Muhammadiyah yang membantu evakuasi ibu hamil ke rumah bersalin di daerah Lhokseumawe, Aceh. Di video itu terlihat genangan air masih tinggi, sehingga aktivitas masyarakat masih terbatas.

Tinggalkan Balasan