Sabtu, 7 November 2026
ID EN AR
ID EN AR

Komitmen MEK PP Angkat Pelaku Ekonomi Kreatif yang Sempat Terpuruk di Masa Pandemi

Oleh syifa • • 2 Menit Min

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BATU—Pandemi akibat covid-19 berdampak multisektor, lebih-lebih terhadap sektor pariwisata turut merasakan dampaknya yang begitu dalam. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi untuk kembali menggeliatkan sektor pariwisata, supaya perputaran roda ekonomi kembali bergerak.

Ahmad Syauqi Soeratno, Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menuturkan tentang pentingnya segera menata diri dan membangun kolaborasi untuk memperkuat ketahanan menghadapi pusaran perubahan lingkungan bisnis yang berubah begitu cepat.

“Termasuk penting juga mengembangkan berbagai inovasi dalam menghadapi momentum kebangkitan, setelah pandemi mengguncang industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hampir dua tahun terakhir ini,” ucap Syauqi dikutip reporter staging.muhammadiyah.or.id pada (20/11).

Pengampu Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif MEK PP Muhammadiyah melanjutkan, melalui wisata secara berjamaah di Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) merupakan bentuk nyata kolaborasi, inovasi, dan ketahanan kolektif bisa terwujud.

Diharapkan melalui jaringan tersebut, segera mengembalikan peran industri wisata dan industri ekonomi kreatif lain dalam pemerataan perekonomian nasional dan bisa membuka semakin luasnya penciptaan lapangan kerja yang masif dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, dalam rangka mensyukuri hikmah Milad ke-109 Muhammadiyah dan menyambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah, para pegiat pariwisata di lingkungan Muhammadiyah yang tergabung dalam Jaringan Wisata Muhammadiyah/JWM menyelenggarakan JWM Travel Mart 2021 tanggal 17-19 November 2021 di Batu.

Event kali ini bertema Recovery Tourism Indonesia melibatkan lebih dari seratus buyer dan seller, yang secara aktif berpartisipasi dalam Table Top, Travel Camp dan Talkshow selama tiga hari. Juga menampilkan produk-produk kreatif UMKM di tempat acara.
Kedepan Syauqi berharap jaringan ini bergerak semakin massif dan luas, bahkan jika memungkinkan tahun depan akan mempersiapkan untuk International Travel Mart. Ia menekankan bahwa sektor industri wisata dan industri ekonomi kreatif lainnya perlu mendapat perhatian ekstra, mengingat nilai strategisnya bagi perekonomian nasional.
“Insya Allah tahun depan kita siapkan International Travel Mart yang lebih luas jangkauannya. Industri ini perlu perhatian ekstra mengingat nilai strategisnya bagi perekonomian nasional,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan